Let Them Be Kids

Keluarnya saya dari group buatan alumni SMPN1 Tejakula di media sosial WhatsApp mungkin membuat beberapa orang bertanya-tanya. Ada apa? Saya sendiri tidaklah begitu sering di platform media sosial sebelumnya satu karena kesibukan dan juga saya lebih menyukai perkumpulan kreatif dan tukar informasi walau terkadang saya juga menyukai tautan humor sebagai hiburan. Begitupula di flatform lainnya, semacam twitter (saya sendiri mengelola 2 akun twitter satu pribadi dan satu sebagai bagian dari pekerjaan saya) ataupun Facebook yang sebelum bergabung dengan para alumnus teman saya batasi dikisaran 40-50 saja yang isinya hanyalah keluarga, teman dan kolega kerja, selain dari facebook page yang juga saya kelola sebagai bagian dari promosi pekerjaan dan saya jarang mengundang teman pribadi di page tersebut karena berbeda minat.

Saya memang memisahkan kehidupan pribadi saya di komunitas sosial serta kehidupan profesional saya sebagai bagian dari tanggung jawab pribadi.

Tragedi yang menimpa satu keluarga di Desa Bondalem (saya tidak perlu menjelaskan berita secara lengkap) memang mengejutkan saya. Begitu bangun pagi dan melihat rentetan tulisan di WA, saya terkejut dan sedih serta geram. Walau mereka bukanlah keluarga saya dan mungkin juga belum pernah saling bertemu ada satu hal yang menyedihkan saya yaitu korban yang masih berusia kanak-kanak. Sebagai salah satu individu yang aktif dalam bidang sosial urusan anak-anak terutama pendidikan walau secara tidak resmi (Tidak perlu dipilih atau diangkat menjadi sesuatu jika hendak membantu) tentu saja saya kecewa akan keegoisan orang dewasa yang merenggut kesempatan si anak untuk menata masa depan mereka.

Kesedihan saya beraduk menjadi satu dengan kegeraman karena berita tragedi sepertinya menjadi berita biasa walau kematian tentu saja hal yang lumrah. Disinilah kita mestinya berfikir? kenapa? ada apa? apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah hal seperti ini? Bukankah kita pernah menjadi anak kecil? Pernah mempunyai mimpi dan keinginan dan cita-cita? Saya memang emosional jika menyangkut akan akhlak hidup anak-anak, secara pribadi saya mempunyai tanggung jawab moral dan sosial akan masa depan anak-anak sesiapapun mereka. Pekerjaan saya yang selalu berada di tempat konflik membuat saya berempati dan bersimpati akan kasus-kasus yang menimpa mereka. Mungkin banyak dari kita tidak tahu bahwa apa yang biasa kita makan sekecil apapun harga dan nilainya buat kita, berarti banyak buat mereka? Saya tidak mengajak teman-teman untuk kemudian “pati kaplug” membabi buta melakukan sesuatu, cukup dengan tidak membuat suatu berita yang sensitif menjadi tidak bernilai.

Saya yakin banyak diantara kita bekerja secara profesional dan mengerti akan etika, kapan mesti membagi sesuatu dan kapan mestinya tidak? Di dalam pekerjaan saya, saya tidak diperbolehkan membagi apapun dan secuil apapun suatu informasi walaupun hanya  untuk kalangan tertentu. Bahkan dalam suatu pertimbangan tertentu, kami tidak boleh membuat opini akan suatu kejadian walaupun tidak berkaitan secara langsung dengan profesi kita, apalagi kemudian di WA membagi suatu informasi yang walau secara umum mungkin sudah diketahui orang tetapi secara etika akan sangat blunder jika membagi informasi yang bersifat confidential  (atau paling tidak untuk kalangan internal saja) 

Maaf tulisan ini tidak untuk menyerang individu, karena biar bagaimanapun saya menghargai keberagaman. Saya tentu saja masih semangat untuk berjumpa kembali dengan kawan-kawan lama di SMPN1 dan akan berusaha untuk lebih banyak terlibat jika ada acara yang menghendaki kehadiran saya. Terimakasih untuk beberapa teman yang menghubungi saya melalui DM di nomor WA, kalian sendiri sudah mendapatkan klarifikasi secara langsung dari saya, dan ini adalah klarifikasi saya untuk semua, baik yang belum mengetahui nomor WA saya atau akun facebook saya. Yang masih ingin menyambung komunikasi silahkan hubungi nomor WA saya atau ke FB messenger.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s