Slatan Bukan Selatan

img_2771
Ayo tebak siapa sajakah yang ada di gambar ini? hadiahnya ngunuh buluan kalau benar

Beberapa dari kalian mungkin bertanya-tanya apakah saya salah membuat judul? Mungkinkah maksudnya Selatan? yang menunjukkan arah mata angin? Tentu saja bukan, karena pertemuan kami malah berlokasi di Utara.

Setelah pertemuan kecil-kecilan kurang dari seminggu sebelumnya di Warung Mang Engking, tanpa terduga ada lagi kegiatan ajang temu di Tejakula. Nengah Darsana di grup WA berniat bertemu dengan (Man Su) Manzhu Zlatan  dan tiba-tiba saja beberapa dari kamipun mempunyai niatan yang sama. Tidak ada agenda khusus sebenarnya selain menyambung tali pertemanan yang sudah lama terbelangkai.

Jadilah akhirnya sore hari ditanggal 28 januari 2017, saya yang kebetulan berada di Desa Bondalem ditanggal tersebut berangkat menuju ke kediaman Man Su. Sebelumnya saya menyempatkan diri mampir sebentar di toko perlengkapan seluler milik Suarnadwipa aka Dedek Dwipa  Ngobrol ngalur ngidul sekitar 30 menitan atau lebih, sayapun melanjutkan perjalanan ke arah timur Tejakula.

Lokasi pertemuan berada dijalan yang sama dengan Gaia Oasis, jadi memudahkan saya untuk mencarinya. Nengah Darsana sudah terlebih dulu berada dibale-bale yang menjadi satu lokasi dengan spa milik Man Su (yang memerlukan jasa Spa milik Man Su, silahkan kontak langsung, tidak dipungut komisi untuk iklan ini…LOL). Beberapa botol minuman dan makanan terhidang dilantai bale-bale.

img_2772
Bagaimana dengan di gambar kedua ini? tebak gambar ini hadiah menarik menanti anda!

Lingkungan yang asri serta rimbunnya pepohonan rambutan membuat perbincangan kami menajdi lebih santai. Setelah sekian lama, datanglah De jaya, salah satu alumus yang aktif dan kreatif yang salah satunya sebagai pengelola kantin di RSUP Singaraja dan pemilik Jaya Futsal ditanah kelahiranya. Bersama De jaya datang juga Ketut Sangging, yang juga pemilik Supermarket di Tejakula, Maimaret dan pengusaha Real Estate yang dimana bekerja sama juga dengan De Jaya (masih perlu dikonfirmasi).

Obrolan kamipun makin bertambah seru dengan hadirnya Ketut Arnawa ditengah rintiknya hujan. Aliran makanan dan minuman berdatangan tanpa mengindahkan hujan yang sempat melebat.  Sayangnya saya harus terlebih dulu meninggalkan ajang temu tersebut. Satu kesan yang membuat saya bangga menajdi bagian dari pertemuan tersebut adalah, betapa semua cerita begitu mudah mengalir walaupun sebagian besar dari kita bertemu setelah berpuluh tahun lamanya berpisah.

Saran saya buat teman-teman lainnya, silahkan membuat pertemuan-pertemuan kecil-kecilan antar almamater jika kebetulan berada disatu daerah dan lokasi yang bisa dijangkau. Percayalah, tidak ada yang lebih menggembirakan daripada bertemu kembali dengan teman-teman lama terlepas apakah kita akrab ataupun tidak dulu di masa SMP.

Sebelum menikmati foto dibawah ini, apa hubungannya dengan Slatan? konon daerah dimana Man Su tinggal bernama Slatan. Benar tidaknya silahkan tanya langsung ke yang bersangkutan.

Ucapan terimakasih kepada Man Su yang sudah menajdi tuan rumah dipertemuan kita dan juga teman-teman lainnya yang sudah meluangkan waktu.

Foto-foto dibawah ini dokumentasi dari Man Su, hak cipta dan kepemilikan dimiliki oleh Man Su.

This slideshow requires JavaScript.

Baca tulisan sebelumnya mengenai Reuni  dan Bertemu kembali itu menyenangkan ditautan ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s