Guru di Mata Alumni

Peranan seorang guru disekolah tentu saja menjadi bagian penting akan keberadaan kita dimasa depan. Murid dan Guru seakan-akan sudah ditakdirkan untuk mempunyai hubungan Love – Hate yang abad… Source: Guru di Mata Alumni

Info Business?

Tahukah anda jika disini PanJu juga membuat informasi business kalian? Besar atau kecil bukanlah masalah, semua business adalah business. Kirim info business kalian kepada PanJu, PanJu tidak akan memungut bayaran apapun. Apa yang mesti disiapkan untuk dimuat di segmen Info Business? Informasikan kepada PanJu secara lengkap jenis business atau jasa yang anda tawarkan. Lengkapi juga…

Where Are They Now?

Segmen Where Are They Now /WATN adalah segmen yang dikhususkan untuk menulis berita-berita para alumni PanJu dan juga mengenai para guru pengajar di tahun 1984-1987 mengenai kegiatan-kegiatan mereka saat ini. Jika ada teman atau tokoh-tokoh guru pengajar yang ingin kalian ketahui dimana saja mereka? apa yang mereka lakukan? Silahkan email ke saya atau request di…

Valentine Day, Blayag dan Mengguh 

Menyedihkan memang jika para pasangan lagi sibuk-sibuknya mengikrarkan kembali romansa mereka di hari kasih sayang 14 February 2017 ini kami sebagian kecil dari para PanJu lebih sibuk mengurusi urusan perut. Bersliweran orang-orang membeli bunga potong yang mereka anggap mewakili sisi sentimental mereka, atau memborong berjenis jenis camilan cokelat olahan mulai dari kelas warung hingga fine…

Slatan Bukan Selatan

Beberapa dari kalian mungkin bertanya-tanya apakah saya salah membuat judul? Mungkinkah maksudnya Selatan? yang menunjukkan arah mata angin? Tentu saja bukan, karena pertemuan kami malah berlokasi di Utara. Setelah pertemuan kecil-kecilan kurang dari seminggu sebelumnya di Warung Mang Engking, tanpa terduga ada lagi kegiatan ajang temu di Tejakula. Nengah Darsana di grup WA berniat bertemu…

You’ve Got A Friend

Setelah bergabung diwadah Facebook Group dan juga WhatsApp iseng-iseng saya membuat analisa yang tentu saja kebenarannya belum tentu 100% namanya juga analisa pribadi jadi analisa ini boleh dibilang hanya opini pribadi dan tidak mewakili pandangan alumnus. Saya mencoba mengalkulasikan berapa banyak kira-kira murid kelas satu di medio Juli 1984 yang berjumlah 5 kelas tersebut (kelas 1A…

Reuni Itu Rencana

Rata-rata reuni sekolah dilakukan saat 5 atau 10 tahun dari kelulusan. Tempat reuni biasanya dilakukan dimana sekolah itu berada atau di kota yang sama dari lokasi sekolah. Bagaimana jika kita berpisah setelah 30 tahun lamanya? Walau sosial media platform mempunyai banyak pilihan entah Facebook, WhatsApp, hingga Blackberry messenger, bertemu secara langsung tentu saja berbeda. Keingin…

Trend 1987 (Sebuah Intermezzo)

Walaupun dimasa itu informasi tidaklah secepat sekarang, dimana kebutuhan kita akan suatu berita terkini dan hiburan hanya melalui siaran TVRI (Televisi Republik Indonesia) dan beberapa media harian cetak semacam Balipost dan Kompas hingga majalah hiburan tidaklah membuat kami merasa tertutup dari perkembangan mode. Boleh dibilang kami mengikuti hampir semua trend terkini di tahun tersebut. Breakdance:…

Back To Where We Were

Bertemu kembali dengan teman-teman alumni setelah hampir 30 tahun, tentu saja membuat pikiran saya kembali ke masa lalu. Bayangkan saja, berjumpa untuk pertama kalinya di sebuah instansi pendidikan dimana para murid berasal dari berbagai desa tentulah pengalaman yang mendebarkan juga menyenangkan. Bahkan teman satu desa yang tidak kita kenalpun menjadi tahu, atau tetangga yang tidak bersekolah…

Pre Reuni Mang Engking

Setelah beberapa minggu kami back and forth saling bertukar pesan, beberapa dari kami memutuskan untuk bertemu secara nyata disuatu tempat makan di wilayah Denpasar. Sayangnya karena beberapa kesibukan dari para teman kami yang berada di Denpasar, Kuta dan sekitarnya yang dapat bertemu hanyalah Nengah Darsana, Nyoman Budiasa, Gede Astika, Ketut Sudiarthana (AKA Bertong) , Made…

PanJu itu 87!

Bertemu kembali dengan teman-teman seangkatan setelah hampir sekian puluh tahun walaupun hanya sebagian tentulah sangat menyenangkan. 30 Tahun, pastinya bukan waktu yang singkat, sangat lama malah karena semenjak meninggalkan SMP1 Tejakula (saat itu masih satu-satunya sekolah menengah pertama yang bukan dikelola oleh swasta diseluruh kecamatan Tejakula) boleh dibilang kami tidak begitu kerap bertemu. Walaupun tentu saja…